Selasa, 06 Maret 2012

makalah biologi "SISTEM REPRODUKSI"


ORGAN REPRODUKSI

A.    Organ  Reproduksi Pria
a.      Testis
Testus berbentuk oval dan terletak  di dalam skrotum atau kantung pelir.
b.      Saluran pengeluaran
Saluran pengeluaran terdiri dari epididimis, vas deferens, saluran ejakulasi, dan uretra.
c.       Kelenjar Asesoris
      Kelenjar ini berfungsi untuk mempertahankan hidup dan pergerakan sperma. Kelenjar asesoris merupakan kelenjar kelamin yang terdiri atas Vesikula Seminalis, Kelenjar Prostat, dan Kelenjar Cowper
d.      Penis
Penis merupakan alat kelamin jantan dan berfungsi sebagai organ eksternal untuk urinasi.
e.      Scrotum (kantung zakar)
Scrotum merupakan kantung yang didalamnya berisi testis. Skrotum berjumlah sepasang, yaitu skrotum kanan dan skrotum kiri.



·         Hormon Reproduksi Pada Pria
1.      Testosterone
Testosterone adalah hormone yang bertanggung jawab terhadap pertumbuhan seks sekunder pria seperti pertumbuhan rambut di wajah, pertam bahan massa otot, dan perubahan suara.

2.      Luteinizing Hormone/LH
Hormon ini dihasilkan oleh kelenjar hipofisis anterior. Fungsi LH adalah merangsang sel Leydig untuk menghasilkan hormone testosterone.

3.      Follicle Stimulating Hormon/FSH
Hormon ini dihasilkan oleh kelenjar hipofisis anterior. FSH berfungsi untuk merangsang sel Sertoli menghasilkan ABP (Androgen Binding Protein) yang akan memacu spermatogonium untuk melalui proses spermatogenesis.



B.     Organ Reproduksi Wanita
a.      Ovarium
Ovarium atau indung telur adalah kelenjar kelamin wanita. Setiap wanita memiliki sepasang ovarium. Masing-masing ovarium berada disisi kanan dan kiri rahimserta berukuran sama besar. Proses perkembangan sel telur disebut oogenesis.
b.      Tuba fallopii
Wanita memiliki sepasang saluran telur, yang masing-masing menyambungkan antara masing-masing ovarium dengan rahim pada setiap sisinya.

c.       Rahim (uterus)
Rahim terletak dibelakang kandung kemih dan didepan rectum. Rahim merupakan saluran berongga yang lebih besar dengan bagian ujungnya bersatu membentuk saluran sempit, yaitu vagina.

d.      Liang senggama (vagina)
Vagina adalah saluran berbentuk tabung yang menghubujngkan uterus kebagian luar tubuh.

e.         Vulva
Vulva dibatasi oleh labium mayor (sama dengan skrotum pada pria). Labium mayor terdiri atas kelenjar keringat dan kelenjar sebasea (penghasil).

f.          Klitoris
Klitoris merupakan penonjolan kecil yang sangat peka (sama dengan penis pada pria). Klitoris merupakan pertemuan antara labium minor kiri dan kanan yang bertemu di depan. Klitoris sangat sensitive terhadap ransangan dan bisa mengalami ereksi.

·        Hormon-Hormon pada Wanita
1.         LH (Luteinizing Hormone)
Diproduksi di sel-sel kromofob hipofisis anterior. Bersama FSH, LH berfungsi memicu perkembangan folikel (sel-sel teka dan sel-sel granulosa) dan juga mencetuskan terjadinya ovulasi di pertengahan siklus (LH-surge).

2.         FSH (Follicle Stimulating Hormone)
Berfungsi memicu pertumbuhan dan pematangan folikel dan sel-sel granulosa di ovarium wanita (pada pria :memicu pematangan sperma di testis).


3.         Estrogen
Estrogen (alami) diproduksi terutama oleh sel-sel teka interna folikel di ovarium secara primer, dan dalam jumlah lebih sedikit juga diproduksi di kelenjar adrenal melalui konversi hormon androgen. Pada pria, diproduksi juga sebagian di testis. Selama kehamilan,diproduksi juga oleh plasenta.

4.         Progesteron
Progesteron (alami) diproduksi terutama di korpus luteum di ovarium, sebagian diproduksidi kelenjar adrenal, dan pada kehamilan juga diproduksi di plasenta.

C.     Spermatogenesis
Spermatogenesis merupakan proses pembentukan dan pematangan spermatozoa (sel benih pria). Proses ini berlangsung dalam testis dan lamanya sekitar 72 hari.

D.    Oogenesis
Oogenesis adalah proses pembentukan ovum atau sel telur. Oogenesis terjadi di dalam ovarium, dan terjadi mulai dari janin berusia 6 bulan.  



E.     Siklus Menstruasi
Menstruasi adalah pendarahan secara periodic dan siklik dari uterus yang disertai pelepasan endometrium. Siklus menstruasi dibagi atas empat fase. Fase menstruasi, Fase praovulasi, Fase ovulasi Fase pascaovulasi,

F.     Fertilisasi
Fertilisasi (pembuahan) adalah proses bertemunya spermatozoa dengan ovum. Pertemuan keduanya terjadi di tuba fallopii.

G.    Gestasi (Kehamilan)
Kehamilan diawali dengan adanya fertilisasi. Hal ini terjadi apabila oosit sekunder yang mengandung ovum dibuahi oleh sperma. Tahap dalam perkembangan embiro, yaitu :
Zigot      Morula       Blastula       Gastrula       Embiro       Janin (fetus).

H.    Kelahiran
Setelah mengalami masa kehamilan sekitar 40 minggu, ibu hamil kemudian menjalani proses kelahiran atau persalinan untuk mengeluarkan janin yang dikandungnya.


Gangguan pada system reproduksi

1.      Infertilitas
Infertilitas merupakan suatu kindisi yang mengakibatkan pasangan suami istri tidak memperoleh kehamilan/tidak mampu menghasilkan keturunan.

2.      Kanker Leher Rahim
Kanker leher rahim merupakan suatu kondisi yang menyebabkan terjadinya pertumbuhan abnormal pada jaringan epitel leher rahim.

3.      Penyakit Menular Seksual
Penyakit menular seksual (PMS) merupakan penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual dengan penderita.

4.      Kista Ovarium
Kista ovarium adalah suatu kantong abnormal berisi cairan atau setengah cair yang tumbuh dalam ovarium.

5.      Ginekomastia 
Ginekomastia adalah pertumbuhan payudara pada laki-laki karena adanya sekresi estrogen pada laki-laki tersebut.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar